
Indonesia saat ini sedang menangani kontrak penjualan 150 panser ke Malaysia. Dari jumlah ini, 35 unit sudah diserahkan akhir tahun lalu, dan sisanya akan diselesaikan tahun ini.
Panser buatan anak bangsa itu bahkan juga dipesan UN (PBB) untuk penempatan di Lebanon.
"Panser buatan anak bangsa itu bahkan juga dipesan UN (PBB) untuk penempatan di Lebanon," ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara Mustafa Abubakar, ketika berkunjung ke redaksi Kompas di Jakarta, Senin (1/2/2010).
"Industri strategis, kalau digarap dengan serius akan memberikan keuntungan bagi bangsa Indonesia. Bukan hanya keuntungan materi, tetapi juga kebanggaan kita sebagai bangsa," ujarnya.
Itu sebabnya, menurut Mustafa, perbaikan di industri strategis yang dimiliki saat ini akan terus ditingkatkan kinerjanya, dan diikuti dengan promosi dan marketing.
Paling tidak, kontrak jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sendiri, bisa menjadi penyemangat bagi bangkitnya industri-industri strategis itu, ujarnya.
Minggu, 31 Januari 2010
Malaysia Beli 150 Panser Indonesia
Diposting oleh setiaguna di 21.57
Label: international news
0 Comments:
Post a Comment